Alkhoirot adalah pondok pesantren salaf , akan tetapi arti salaf bukanlah berarti buta dari pembaruan. Alkhoirot telah membuktikan pembaruannya atas dasar tuntutan zaman pada tahun 2009 dengan mendirikannya lembaga pendidikan formal MTs dan MA, semenjak adanya kedua lembaga ini jumlah santri semakin meningkat dengan pesat.
Semakin pesatnya santri, daya tampung di pesantren semakin terbatas pula. hal ini dapat terlihat para santri yang mendiami kamarnya melebihi batas ukurannya. Disamping itu penataan santri tidak tertata dengan rapi sehingga para santri semerawut. Maka dari itu perlu diadakannya penyetingan santri pada setiap kamar, supaya terjadi keseimbangan didalam asrama mereka. Unsur kenyamanan perlu dipertimbangkan juga karena asrama merupakan tempat mereka hidup setiap h, beikut ini akan saya sajikan solusi yang terbaik dalam penyetingan santri setiap kamar sekaligus dengan suasana yang sangat nyaman.
Santri yang nyantri disebuah pondok pesantren pada umumnya berasal dari berbagai penjuru wilayah baik perkotaan maupun pedesaan. Untuk itu sebaiknya peletaan santri disesuaikan dengan berdasarkan rumah asal santri, karena biasanya para santri ketika bergaul dengan teman yang satu desa mereka lebih mudah didalam beriteraksi sehingga para santri lebih betah berada dipesantren.
Disamping itu bila ada santri yang nakal pada setiap asrama, teman sekamarnya dapat mendeteksinya dengan mudah karena ia sudah paham karakternya semenjak berada didesa dimana ia tinggal. Dengan demikian teman sekamarnya tersebut dapat menindak lanjuti dengan mencurhatkan perilkunya kepada kedua orang tua.
Rasanya dengan cara diatas kurang cukup karena tingkat kematangan santri belum terpenuhi seharusnya setiap kamar diletakkan sesuai dengan tempat asal rumah mereka, santri senior juga diikut sertakan dalam kamar tersebut untuk dijadikan ketua kamar. Boleh jadi anak tersebut kenakalannya tidak mendapatkan pembinaan yang ketak.
Kenakalan santri merupakan sesuatu kewajaran dan bukan merupakan sesuatu hal yang aneh karena usia mereka belum dewasa dan matang untuk menjalani kehidupan yang normal, maka dari itu pengawasan harus senantiasa diperketat semaksimal mungkin tanpa adanya kekerasan apapun.


Leave a Reply
hai