PENGEMBANGAN MODEL-MODEL
PENGALAMAN BELAJAR
BERBAHASA
Suyono
Fakultas Sastra Universitas Negeri
q Setelah memahami seluruh perangkat kurikulum, langkah selanjutnya yang terpenting adalah:
q Mengembangkan pengalaman belajar
q Mengembangkan bahan ajar dengan memanfaatkan media dan sumber belajar yang relevan
q Mengembangkan instrumen asesmen
q Model-model pengalaman belajar berbahasa
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beragam wacana lisan
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beragam wacana tulis
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beragam hasil pengamatan atau pengalaman
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beragam gambar atau tampilan visual lainnya
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beberapa tumpuan sekaligus
q Model pengalaman belajar yang bertumpu pada wacana lisan
q Dengar-ucapkan/tirukan
q Dengar-ceritakan kembali
q Dengar-ceritakan kembali-diskusi
q Dengar-ceritakan kembali-diskusi-tulis
q Dengar-tulis
q Dengar-tulis-diskusi
q Dengar-diskusi
q Dengar-peragakan/lakukan
q Dengar-pikirkan-tulis
q Dengar-pikirkan-tulis-diskusi
q Dengar-pikirkan-tulis-diskusi-tulis
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beragam wacana tulis
q Baca-ceritakan kembali
q Baca-ceritakan kembali-diskusi
q Baca-ceritakan kembali-diskusi-tulis
q Baca-tulis (halus/komposisi)
q
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beragam hasil pengamatan atau pengalaman
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beragam gambar atau tampilan visual lainnya
q Model pengalaman belajar bertumpu pada beberapa tumpuan sekaligus
q Silakan pengalaman belajar dipilih sesuai dengan keadaan siswa dan kelas, yang penting:
q Kaya (berpotensi memberi banyak pengalaman kpd. Siswa)
q Bervariasi (tidak monoton, banyak cara)
q Menarik
q Sesuai dengan tuntutan pencapaian indikator
q Contoh pengalaman belajar untuk menulis:
q Awali dengan membaca
q Lanjutkan dengan:
q Perenungan
q Diskusi
q Buat kerangka tulisan
q Praktik menulis
q Praktik mengedit

